5 Poin Perang Dagang Terpanas Dua Tetangga, AS dan Kanada Saling Hantam Tarif

4 hours ago 3

loading...

Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Kanada kini berada di titik paling panas dan belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Foto/Dok

JAKARTA - Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Kanada kini berada di titik paling panas dan belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Setelah Presiden AS, Donald Trump memberlakukan serangkaian tarif global, eskalasi terbaru pecah ketika Washington menjatuhkan tarif tambahan sebesar 50% terhadap produk Kanada senilai USD20 miliar.

Ketegangan telah mengendap di antara kedua tetangga ini sejak Presiden Donald Trump kembali ke Gedung Putih lebih dari 18 bulan lalu, dan meluncurkan program tarif global yang luas. Kanada adalah salah satu negara pertama yang terkena tarif oleh pemerintahan Trump, dan merupakan salah satu dari dua negara yang merespons dengan langkah balasan.

Saat ini, AS telah menargetkan sektor-sektor utama Kanada seperti baja, aluminium, kayu, dan mobil dengan tarif tinggi. Ditambah pekan lalu memberlakukan bea tambahan 50%. Baca Juga: Kanada Tak Gentar Lawan Perang Tarif AS: Balas Dolar demi Dolar

Kanada tidak tinggal diam. Perdana Menteri Mark Carney mengumumkan aksi balasan langsung berupa tarif "dolar-demi-dolar" secara strategis, yang membidik produk-produk unggulan manufaktur hingga barang konsumen asal Negeri Paman Sam -julukan AS-.

Berikut 5 Fakta Terpanas terkait Perang Dagang AS-Kanada:

1. Ontario Terpukul Paling Parah, Puluhan Ribu Pekerja Kena PHK

Efek domino dari tarif baja, aluminium, dan sektor otomotif yang tidak mematuhi kesepakatan USMCA menghantam keras provinsi pusat manufaktur Kanada, Ontario. Beberapa pabrik perakitan dan suku cadang mobil di Ontario mengumumkan pemangkasan produksi massal.

Lebih dari 55.000 lapangan kerja manufaktur di Kanada hilang sejak awal 2025 hingga memasuki 2026. Selain itu provinsi lain yang terkena hantaman keras adalah Quebec, ketika Royal Bank of Canada memperkirakan keduanya menjadi wilayah paling terdampak oleh tarif sektoral AS.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |