3 Hal Persemayaman Korban ATR 42-500 Diwarnai Insiden Menteri Pingsan

1 week ago 13
Jakarta -

Upacara persemayaman dan pelepasan tiga jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 berlangsung dengan suasana duka mendalam. Prosesi persemayaman digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai bentuk penghormatan kepada para pegawai yang gugur dalam tugas.

Namun, jalannya upacara tersebut turut diwarnai insiden pingsannya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang memimpin upacara. Insiden itu terjadi ketika Trenggono berada di depan podium untuk menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan di lokasi, Minggu (25/1), Trenggono maju ke podium sekitar pukul 09.20 WIB. Namun, tak lama kemudian ia tiba-tiba terjatuh dan langsung dibawa keluar ruangan untuk mendapatkan penanganan medis. Trenggono kemudian dilarikan ke ambulans guna pemeriksaan lebih lanjut.

Upacara tersebut digelar di Auditorium Madidihang, Akademi Usaha Perikanan Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pingsan Akibat Kelelahan

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Laksamana TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf memastikan kondisi Trenggono sudah kembali sadar usai pingsan. Didit menyebut tidak ada masalah serius yang dialami Trenggono.

"Sudah sadar," ujar Didit kepada wartawan di lokasi, Minggu (25/1). Ia menegaskan pingsannya Trenggono disebabkan oleh kelelahan.

"Nggak apa-apa. Kecapekan. Nggak, kecapekan saja," lanjut Didit. Ia menjelaskan Trenggono tumbang akibat keletihan setelah menjalani agenda yang padat.

Kondisi Stabil dan Bisa Bertugas Lagi

Staf Khusus Menteri KKP Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Media, Dodi Ismanto, menyampaikan kondisi Trenggono sudah stabil dan membaik setelah mendapatkan perawatan. Saat ini Trenggono ditangani di RSCM.

"Aman bapaknya (Trenggono). Sudah baikan, baikan. (Karena) Kecapekan. Beliau baru sampai dari perjalanan dinas itu, terus selama di Eropa memantau terus perkembangan di Jakarta," kata Dodi, Minggu (25/1).

Ia menambahkan kelelahan tersebut dipicu perjalanan dinas bersama Presiden Prabowo Subianto ke London dan Davos. Dodi memastikan Trenggono siap kembali beraktivitas.

"Udah dicek aman, besok ngantor," tegasnya.

Ditelepon Presiden Prabowo

Usai sadar dari pingsannya, Trenggono mengungkap dirinya menerima telepon langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan Trenggono melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

"Terima kasih atas perhatian dan doa masyarakat semuanya terhadap saya. Wabil khusus pak @presidenrepublikindonesia @prabowo yang menelpon langsung dan menanyakan kondisi saya hari ini," tulis Trenggono, Minggu (25/1).

Ia memastikan kondisinya dalam keadaan baik dan pingsan yang dialaminya murni karena kelelahan fisik dan mental. Trenggono juga menyebut musibah kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang menimpa keluarga besar KKP sangat menguras emosinya.

"Saya dalam kondisi baik-baik saja. Alhamdulillah observarsi dokter menyatakan tak ada masalah, hanya kelelahan. Seminggu terakhir ini memang melelahkan tidak hanya fisik tetapi mental karena keluarga besar KKP tengah ditimpa musibah kecelakaan pesawat ATR 42-500," katanya.

Lihat Video 'Suasana Haru Pemakaman Restu Engineer ATR 42-500 di Klaten':

(wia/idn)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |