Wamendagri Tinjau Pelayanan RSUD Yowari, Tekankan Perbaikan Layanan

8 hours ago 3

Jakarta -

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meninjau pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Dalam kunjungan tersebut, Ribka menyapa dan menemui satu per satu pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk memastikan layanan kesehatan berjalan dengan baik.

Sejumlah pasien menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari akses penanganan awal, layanan rawat inap, hingga persoalan BPJS Kesehatan. Ribka juga meninjau langsung kondisi peralatan medis serta fasilitas penunjang, seperti toilet di lingkungan rumah sakit. Ia menegaskan pentingnya pembenahan menyeluruh, terutama pada aspek pelayanan dasar kepada masyarakat.

"Saya minta pelayanan kepada pasien harus menjadi prioritas utama. Lima menit setelah pasien masuk, harus sudah ada tindakan. Kita layani manusianya dulu, administrasi bisa menyusul," ujar Ribka, dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga menekankan perbaikan tidak hanya menyasar pelayanan medis, tetapi juga manajemen rumah sakit secara keseluruhan. Menurutnya, di bidang kesehatan, rumah sakit merupakan tempat terakhir bagi masyarakat untuk menggantungkan harapan.

"Karena itu, kita harus perbaiki manajemen pelayanan dan kualitas layanan secara menyeluruh," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ribka juga menyerahkan bantuan berupa kursi bagi pendamping pasien serta bantal untuk meningkatkan kenyamanan pasien selama menjalani perawatan.

Selain itu, dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), Ribka turut menyerahkan perlengkapan kebersihan yang akan digunakan dalam kegiatan kerja bakti di lingkungan RSUD Yowari.

"Kebersihan adalah hal utama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kita harus konsisten melakukan kerja bakti, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat," katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga kebersihan dan lingkungan rumah sakit. Menurutnya, tanggung jawab tersebut tidak hanya berada di pundak pemerintah, tetapi juga melibatkan sektor swasta dan masyarakat. Semua pihak perlu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Ribka turut mengapresiasi langkah cepat pihak rumah sakit yang langsung menindaklanjuti kunjungan kerja dengan menggelar kegiatan bersih-bersih, seperti kerja bakti. Ia menilai langkah tersebut perlu terus dipertahankan.

Lebih lanjut, Ribka menegaskan komitmen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendukung perbaikan RSUD Yowari sebagai rumah sakit rujukan di Papua. Pihaknya akan segera menggelar rapat bersama seluruh pemangku kepentingan guna mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada.

Ia juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait dukungan tersebut. Ribka berharap, melalui sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan, kualitas pelayanan di RSUD Yowari dapat terus ditingkatkan demi memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

"Kami akan lakukan rapat lengkap untuk melihat semua persoalan dan mencari solusi bersama, karena kami sudah intens berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk membantu daerah," tutupnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Wakil Gubernur Papua Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, Sekretaris Daerah Provinsi Papua Lukas Christian Sohilait, Bupati Jayapura Yunus Wonda, Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Papua Albert Yoku, serta Direktur RSUD Yowari beserta jajaran dokter, manajemen, dan perawat.

Selain itu, hadir pula perwakilan PMI, BPJS Papua, Kapolres Jayapura, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan Kabupaten Jayapura.

Tonton juga video "Wamendagri Ungkap Ada Pemda Angkat PPPK di Luar Jadwal"

(anl/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |