Seorang pria di Kota Tangerang, Banten, bernama Dedi Saputra menjadi korban penganiayaan. Peristiwa bermula saat Dedi protes karena kucingnya dijaring dan hendak dibuang.
Momen keributan tersebut viral di media sosial (medsos). Dedi telah melaporkan kasus tersebut kepada Polres Metro Tangerang Kota.
Dilihat detikcom, Selasa (17/3/2026), ada sejumlah orang yang terlibat cekcok dengan Dedi. Dalam video lain, ada seekor kucing yang telah ditangkap menggunakan jaring.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agar kucing tak bisa keluar, seseorang meletakkan batu dan membalikkan lubang jaring tersebut. Kucing itu disebut akan dimasukkan ke karung dan dibuang.
"Masukin karung, kita bawa ke penangkaran buaya," ucap seseorang dalam video tersebut.
Dalam video lain, terlihat perdebatan antara Dedi yang merekam video dan sejumlah pria. Dalam cekcok tersebut, ada sejumlah orang yang mengaku tidak takut jika dilaporkan kepada polisi.
Adu mulut itu berlangsung panas hingga terdapat juga potongan video saat perekam diduga akan terkena serangan fisik.
Peristiwa itu diunggah oleh akun Instagram Lira Bica, @lirabica. Ia mengatakan tindakan diduga pelaku merupakan tindakan yang kejam.
Lirabica, pendiri komunitas peduli hewan Lirabica Center, mendampingi korban, Dedi Saputra, melapor ke Polres Metro Tangerang Kota. Laporan korban bernomor LP/B/1862/XI/2025/SPKT/Polres Metro Tangerang Kota.
Dari laporan tersebut, tertulis peristiwa itu terjadi pada 17 November 2025 pukul 19.51 WIB di kawasan Batuceper, Kota Tangerang. Awalnya, Dedi melihat dua orang sedang menangkap kucing.
Kemudian, Dedi menegur karena kucingnya ditangkap dua pria itu. Salah satu terlapor kemudian tidak terima dan terjadi adu mulut antara pelapor dan terlapor.
Setelah itu, Dedi didorong berkali-kali ke arah dada sambil mencekik leher. Dedi tidak melawan, hingga akhirnya dipisahkan oleh sekuriti dan warga perumahan.
"Atas kejadian tersebut, pelapor mengalami sakit di leher dan dada, sempat napas terasa berat," tulis laporan polisi tersebut.
Sementara itu, Lirabica mengatakan terlapor sering menangkap kucing-kucing, kemudian dimasukkan ke karung dan dibuang. Lirabica menyebut kucing milik Dedi yang saat itu dibela tidak diketahui keberadaannya.
"Bahkan, tidak hanya kucing Pak Dedi, tapi juga warga lain. Orang ini sangat arogan dan mengintimidasi warga sehingga warga Arcadia Batuceper menjadi takut," ucap Lirabica.
detikcom berupaya meminta konfirmasi kepada pihak Polres Metro Tangerang Kota. Namun, hingga berita ini ditulis belum ada respons.
Tonton juga video "Usut Pria Tendang Kucing hingga Mati di Blora, Polisi Gandeng Dokter Hewan"
(aik/jbr)
















































