Tren Jual Emas Perhiasan hingga Batangan di Jakarta Meningkat Jelang Lebaran

4 hours ago 1

Jakarta -

Tren penjualan emas di sejumlah toko di Jakarta meningkat menjelang Lebaran 1447 Hijriah. Masyarakat disebut menjual mulai dari perhiasan hingga emas batangan.

Dilansir Antara, Jumat (20/3/2026), salah satu pemilik Toko Bukit Emas di kawasan Cikini Gold Center, Jakarta, Juwita mengatakan tren penjualan emas mulai terasa meningkat sekitar dua minggu sebelum Lebaran. Ia menyebutkan jumlah penjual yang datang makin bertambah setiap hari mendekati Lebaran.

"Lumayan banyak yang datang jual emas perhiasan. Kayaknya dua minggu sebelum Lebaran sih udah mulai rame," kata Juwita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebutkan peningkatan itu tergolong lumayan ramai dibanding hari biasa karena banyak masyarakat memanfaatkan emas sebagai aset yang dapat dicairkan untuk memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran. Menurut dia, momen Lebaran sering dimanfaatkan masyarakat menjual emas perhiasan untuk berbagai keperluan, termasuk belanja kebutuhan Hari Raya hingga persiapan acara setelah Lebaran seperti rencana pernikahan atau kegiatan lainnya.

"Ini kan ada momen-momen Lebaran jadi kan orang pasti mau kayak buat belanja gitu-gitu sih. Kemudian, biasanya kalau momen-momen setelah Lebaran tuh katanya orang bagus untuk nikah atau apa, jadi ya lumayan rame (orang menjual emas)," tuturnya.

Jenis emas yang dijual pun beragam, mulai perhiasan seperti cincin, gelang, dan kalung, hingga emas batangan yang juga turut dijual oleh sebagian masyarakat ke toko emas. Dalam satu hari, Juwita memperkirakan terdapat sekitar empat hingga lima orang yang datang untuk menjual emas mereka, dengan tren yang terus meningkat mendekati hari raya Lebaran.

Ia menilai fenomena ini merupakan hal yang rutin terjadi setiap tahun, terutama menjelang Lebaran, di mana masyarakat cenderung memanfaatkan emas sebagai cadangan keuangan yang mudah dicairkan. "Kalau di momen-momen kayak Lebaran rutin (orang menjual emas perhiasan), biasanya begitu," imbuhnya.

Senada dengan Juwita, salah satu karyawan toko emas di kawasan Cikini Gold Center, Rangga, mengungkapkan tren penjualan emas meningkat menjelang Lebaran seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk memenuhi berbagai keperluan menjelang hari raya.

Dalam satu hari, Rangga memperkirakan jumlah masyarakat yang datang untuk menjual emas bisa mencapai sekitar sepuluh orang. Jumlah tersebut meningkat dibanding hari biasa di luar periode menjelang Lebaran.

"Trennya lagi itu, lagi banyak (warga yang) jual (emas). Bisa sampai 10 orang. Kalau tahun kemarin banyak beli," kata Rangga kepada Antara.

Menurut dia, jenis emas yang dijual masyarakat cukup beragam, baik dalam bentuk perhiasan maupun emas batangan, yang menunjukkan kebutuhan likuiditas dari berbagai kalangan masyarakat saat ini.

"Biasanya emas yang dijual campuran (perhiasan dan batangan). Ini terjadi sejak 10 hari mau Lebaran," jelas Rangga.

Simak juga Video 'Tambah Tahu: Kenapa Ada Tradisi Salam Tempel Saat Lebaran?':

(maa/imk)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |