TPA Jatiwaringin Belum Padam, Ada Lagi Sampah Terbakar di Tangerang

1 month ago 34
Kabupaten Tangerang -

Petugas gabungan masih berupaya memadamkan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Insiden sampah terbakar kembali terjadi di wilayah lain di Kabupaten Tangerang.

"TPA Jatiwaringin masih dalam pemadaman," kata petugas Dinas Damkar Kabupaten Tangerang, Kamis (2/7/2026) pukul 16.15 WIB.

Hari ini, ada 2 helikopter dikerahkan untuk proses pemadaman via udara. Metode water bombing yang dilakukan dinilai cukup efektif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Water bombing efektif, karena area terbakar cukup luas," katanya.

Proses pemadaman di darat juga ditingkatkan dengan penambahan 3 unit mobil Damkar Kota Tangerang, sehingga ada belasan unit mobil yang dikerahkan ke TPA Jatiwaringin.

"Ada penambahan dari Damkar Kota Tangerang sebanyak 3 unit," katanya.

Kebakaran Sampah di Tempat Lain

Saat kebakaran sampah di TPA Jatiwaringin belum padam, terjadi kebakaran sampah juga di Sepatan, Kabupaten Tangerang. Kebakaran itu diduga ada pihak yang membakar sampah hingga kemudian api membesar.

"Dugaan sementara pembakaran sampah. (Membakar sampah saat) musim kemarau sangat berisiko kebakaran," katanya.

Kebakaran sampah itu terjadi di Kampung Pulo Indah RT 06 RW 01 Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur. Api kebakaran hampir menyambar permukiman.

"Lagi dan lagi kebakaran sampah terjadi. Pos Damkar Sepatan berhasil tangani Kebakaran sampah yang hampir meluas ke permukiman. Belum usai peristiwa kebakaran di TPA Jatiwaringin, kebakaran sampah pun terjadi di wilayah lain di Kabupaten Tangerang," kata BPBD Kabupaten Tangerang.

Kebakaran terjadi pada pukul 06.23 WIB dan dapat dipadamkan sekitar 2 jam kemudian. Aliran listrik permukiman terganggu akibat api yang membakar jaringan listrik.

"Menghanguskan tumpukan sampah di sekitar permukiman dan merambat ke trafo listrik milik PLN karena lokasi tumpukan sampah berlokasi tepat di bawah tiang trafo listrik," katanya.

Api dapat dipadamkan dan tak ada korban jiwa maupun luka. Petugas mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah mengingat kondisi musim panas (kemarau) karena sekecil apapun api dapat memicu kebakaran yang besar.

2 Heli Water Bombing Dikerahkan

Petugas gabungan masih berupaya memadamkan kebakaran di TPA Jatiwaringin Tangerang. Operasi udara akan kembali dilanjutkan hari ini dengan dua helikopter.

"Sebagai penguatan penanganan, BNPB mengerahkan dukungan operasi udara berupa dua unit helikopter water bombing. Satu unit helikopter telah melaksanakan satu sorti operasi pemadaman pada Rabu sore, sementara satu unit lainnya telah selesai dimobilisasi dan dinyatakan siap operasi," kata Kapusdatinkom Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Kamis (2/7).

Upaya pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin dilakukan secara intensif melalui operasi darat dan udara. Di lapangan, BPBD Kabupaten Tangerang bersama unsur pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah terkait terus melakukan pemadaman melalui jalur darat pada area yang masih dapat dijangkau kendaraan pemadam kebakaran.

Proses pemadaman masih menghadapi sejumlah kendala. Titik api berada di puncak tumpukan sampah dengan elevasi yang tinggi sehingga sulit dijangkau dari darat.

"Selain itu, material sampah yang mudah terbakar menyebabkan api terus menyala dan menghasilkan asap pekat yang mengganggu permukiman warga. Hingga saat ini, lokasi TPA Jatiwaringin masih memerlukan penanganan melalui operasi darat dan udara secara bersamaan. Untuk memperkuat koordinasi penanganan dampak terhadap masyarakat, diperlukan pelibatan lebih banyak pemangku kepentingan melalui aktivasi Pos Komando," ujarnya.

Lihat juga Video: Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Asap Membubung

(jbr/mei)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |