TNI Jemput Bola Kesehatan di "Tanah Kabut" Intan Jaya

1 day ago 5

INTAN JAYA - Di tengah dinginnya udara pegunungan Intan Jaya, Papua Tengah, sembilan personel Satgas Teritorial TNI Pos Holomama bersama tim kesehatan lapangan tak gentar menggelar misi kemanusiaan. Pada Sabtu (29/11/2025), mereka menyambangi Kampung Holomama di Distrik Sugapa, bukan untuk upacara, melainkan untuk membawa harapan kesehatan langsung ke pangkuan warga.

Dengan model "jemput bola", para prajurit TNI ini menyusuri lembah dan lereng gunung, mengetuk satu per satu rumah warga. Di tengah suhu udara yang berkisar 9-12 derajat Celsius, kondisi yang seringkali mempersulit akses ke fasilitas kesehatan, mereka hadir memberikan sentuhan nyata bagi masyarakat.

Kapten Inf. Sugianto, Komandan Pos Holomama, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah jawaban atas realitas medan dan cuaca yang kerap menghalangi warga mengakses layanan medis. "Akses ke puskesmas bisa terhambat kabut, hujan, atau medan. Karena itu, kami datang ke rumah warga. Ini bukan agenda seremoni, ini patroli obat dan layanan dasar negara, " tegasnya.

Drs. Otto Gobai, Kepala Distrik Sugapa, turut mengapresiasi inisiatif TNI. Ia menilai pola layanan bergerak ini sangat efektif untuk wilayah terpencil seperti Holomama. "Di kampung seperti Holomama, intervensi yang paling dibutuhkan adalah yang langsung menyentuh keluarga, bukan menunggu mereka turun ke kota. Model keliling seperti ini menyelamatkan banyak pemeriksaan yang tertunda, " ujarnya.

Di salah satu rumah warga, tim medis Satgas mendapati berbagai keluhan umum seperti hipertensi, infeksi saluran pernapasan, hingga gatal kulit akibat dinginnya cuaca. Mama Maria Wenda (55), salah satu warga yang diperiksa tekanan darahnya, mengaku terharu. "Kami sering tunda periksa karena jauh dan ongkos tinggi. Hari ini kami disapa, diperiksa, dan diberi obat. Ini buat kami rasa aman yang sesungguhnya, " ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Serda Kes. Roni Rumalutur, perawat lapangan TNI, menjelaskan bahwa selain pemeriksaan vital, mereka juga membagikan vitamin anak, obat flu, salep kulit, serta memberikan edukasi pentingnya pola hidup sehat. "Banyak kasus di sini sebenarnya bisa dicegah jika tertangani lebih cepat. Karena itu, tugas kami bukan hanya memeriksa, tapi mengedukasi dan memetakan kebutuhan kesehatan, " terangnya.

Dr. Anselmus Yikwa, seorang pengamat kesehatan daerah 3T, memandang langkah TNI ini sebagai perpaduan krusial antara keamanan manusia dan kesehatan dasar. "Kehadiran TNI dalam pelayanan medis keliling memperkuat stabilitas sosial. Warga yang sehat adalah fondasi wilayah yang aman. Ini contoh pendekatan teritorial yang berbasis kebutuhan rakyat, bukan asumsi komando, " ungkapnya.

Satgas Pos Holomama berkomitmen untuk menjadikan kegiatan kesehatan bergerak ini sebagai agenda rutin dan terjadwal. Langkah ini sejalan dengan upaya mereka dalam mendukung ibadah, distribusi logistik, serta mitigasi kesehatan musiman menjelang perayaan Natal 2025, memastikan warga Holomama dapat merayakan hari besar dalam kondisi sehat dan damai.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |