TNI Banau Jemput Kesehatan Warga Merilaukin Door to Door

18 hours ago 2

PUNCAK - Di tengah bentangan alam Merilaukin yang memeluk erat Distrik Wangbe, Kabupaten Puncak, Papua Pegunungan, hadir sebuah bukti nyata kepedulian TNI. Satgas Yonif 732/Banau, bagian dari Komando Operasi TNI Habema (Koops TNI Habema), pada Sabtu (10/1/2026) tak hanya menjaga perbatasan, namun juga menjemput kesehatan warganya. Aksi berani ini digelar melalui program bakti kesehatan door to door, menyentuh langsung denyut nadi kehidupan masyarakat di pelosok yang kerap terisolasi dari akses medis.

Tim kesehatan Satgas tak ragu melangkahkan kaki, mendatangi satu per satu hunian warga. Tujuannya jelas: memastikan tak ada seorang pun yang terlewatkan dalam upaya pemeriksaan dan pencegahan penyakit. Mulai dari para sesepuh yang mungkin sulit bergerak, si kecil yang penuh tawa, hingga para ibu yang merajut kehidupan rumah tangga, semuanya mendapat perhatian penuh.

Di setiap rumah yang disinggahi, personel Satgas sigap melakukan pemeriksaan tanda vital, mulai dari tekanan darah yang menjadi indikator kesehatan jantung, hingga pengukuran suhu tubuh yang bisa menandakan adanya peradangan. Lebih dari sekadar pemeriksaan fisik, mereka membuka telinga untuk mendengarkan keluhan, memberikan konsultasi kesehatan yang personal, hingga menyalurkan obat-obatan gratis. Skrining awal bagi kelompok rentan pun menjadi prioritas, memberikan rasa aman dan harapan.

Tak hanya pengobatan, edukasi kesehatan yang esensial juga menjadi bagian tak terpisahkan. Materi mengenai cara mencegah penyakit yang lazim menyerang di daerah pegunungan, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai benteng pertahanan diri, hingga bagaimana mencukupi kebutuhan gizi seimbang untuk tumbuh kembang optimal, semuanya dibagikan dengan penuh perhatian.

Komandan Satgas Yonif 732/Banau, Letkol Inf Muhammad Nurul Chabihi, S.H., dengan tegas menyampaikan esensi dari kegiatan ini. Ia melihatnya sebagai perwujudan konkret dari peran teritorial TNI dalam membangun ketahanan masyarakat, yang salah satu pilar utamanya adalah kesehatan.

“Bakti kesehatan di Titik Kuat Merilaukin ini adalah implementasi nyata prinsip kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Dengan mendatangi rumah warga satu per satu, kami memperoleh gambaran kondisi kesehatan yang lebih akurat dan personal. Dari sinilah terbangun ikatan emosional yang kuat, sehingga TNI tidak hanya dipandang sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai saudara yang peduli terhadap kesejahteraan rakyat, ” tegas Dansatgas.

Respon positif dari warga Kampung Merilaukin sungguh menghangatkan hati. Stefanus Wandigau, seorang tokoh masyarakat setempat, tak mampu menutupi rasa syukurnya atas kepedulian yang ia rasakan begitu menyentuh kebutuhan riil warganya.

“Kegiatan door to door ini sangat luar biasa. Banyak orang tua dan ibu-ibu yang tidak sanggup berjalan jauh kini bisa diperiksa kesehatannya langsung di rumah. Kami merasa benar-benar diperhatikan. Ini bukti bahwa TNI memahami kondisi dan kesulitan kami di kampung, ” ungkapnya, dengan nada tulus.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan yang penuh makna ini, dibagikan pula paket bantuan kesehatan dasar yang sangat dibutuhkan, serta dilakukan penyemprotan disinfektan sederhana di sejumlah rumah warga. Langkah proaktif dari Titik Kuat Merilaukin Satgas Yonif 732/Banau ini diharapkan tidak hanya menumbuhkan kesadaran pentingnya kesehatan di kalangan masyarakat, namun juga kian mempererat tali kemanunggalan antara TNI dan rakyat di jantung pedalaman Papua. (Wartamiliter)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |