Titiek Puji Capaian Pemerintahan Prabowo: Bersyukur Swasembada Beras-Jagung

1 week ago 19

Jakarta -

Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto memuji capaian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sejauh ini. Ia menyoroti ketahanan pangan Indonesia yang kini mulai terwujud.

"Alhamdulillah banyak sekali pencapaian-pencapaian yang sudah dicapai pemerintah, di antaranya tadi ada rumah, pembangunan renovasi rumah, renovasi sekolah, ketahanan pangan dari komisi saya, komisi IV," kata Titiek usai agenda Sidang Tahunan MPR-Sidang Bersama DPR/DPD, Senayan, Jakarta, (14/8/2026).

Titiek mengapresiasi swasembada beras hingga jagung yang berhasil diwujudkan. Meski begitu, menurutnya, masih ada PR yang harus diselesaikan terutama soal swasembada bawang putih, kedelai dan daging.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdullilah kita sudah dalam ketahanan pangan ini. Swasembada tercapai, beras, jagung. Yang harus kita kejar ke depan adalah swasembada bawang putih dan kedelai dan daging ya," kata dia.

"Harus kita genjot lagi, tapi kita bersyukur bahwa kita sudah swasembada beras sama jagung," ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyebut, Indonesia telah mencapai swasembada 8 komoditas pangan. Delapan komoditas itu antara lain beras, jagung dan bawang merah.

"Tahun ini kita sudah swasembada 8 komoditas pangan. Swasembada beras, swasembada jagung, swasembada gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit," kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 & Sidang Bersama MPR RI, DPR RI, dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo menyebut, hal itu tercapai karena kerja sama berbagai pihak. Menurutnya, prestasi yang diraih telah diakui dunia.

"Menteri pertanian, penyuluh pertanian, didukung oleh banyak kementerian lain, didukung Pemda, TNI dan Polri, semuanya semangat gotong royong kita mencapai suatu prestasi yang diakui dunia," ujarnya.

Meski demikian, Prabowo mengakui Indonesia belum mencapai swasembada daging. Ia optimistis, swasembada daging bisa tercapai dalam 5 hingga 6 tahun ke depan.

"Kita masih belum swasembada daging, itu akan kita kerjakan yang insyaallah bisa kita capai dalam 5-6 tahun ke depan," katanya.

(dwr/eva)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |