Sosok Orang Indonesia Pertama yang Jadi Anggota Parlemen di Belanda

8 hours ago 2

Jakarta -

Orang Indonesia pertama yang menjadi anggota parlemen Belanda (Twede Kamer) bernama Roestam Effendi. Selain dikenal sebagai tokoh perjuangan, ia juga seorang sastrawan.

Dikutip dari laman Kemendikdasmen dan buku Sejarah kecil "petite histoire" Indonesia karya Rosihan Anwar, Roestam Effendi lahir pada tanggal 13 Mei 1903 di Padang, Sumatera Barat.

Roestam Effendi merupakan lulusan Sekolah Raja (Kweekschool) Bukittinggi. Roestam kemudian melanjutkan sekolahnya di Hogere Kweekschool voor Inlandse Onderwijzers (HKS) 'Sekolah Guru Tinggi untuk Guru Bumiputra' Bandung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada tahun 1926, ia meninggalkan Indonesia, pergi ke negeri Belanda. Ia pergi ke negeri Belanda untuk melanjutkan pendidikannya. Selama di negeri Belanda, Roestam Effendi berhasil menempuh hoofdakte. Ia juga menggabungkan dirinya dalam Communistische Party Nederland, 'Partai Komunis Belanda'.

Seusai lulus dari HKS Bandung, sebelum berangkat ke negeri Belanda, Roestam Effendi sempat beberapa lama menjadi guru kepala di sekolah Adabiah, Padang. Padahal, sebelum itu ia pernah diangkat oleh Dep. V. O & E menjadi waarnemend hoofd pada HIS Siak, Sri Indrapura. Namun. karena ia membenci pemerintah Belanda, pengangkatan tersebut ditolaknya.

Ia kemudian mendirikan sekolah partikelir yang diberi nama Adabiah. Sebagai guru kepala di sekolah partikelir tersebut, Roestam merasa memiliki kemerdekaan untuk berbuat besar daripada rekan-rekannya yang bekerja pada pemerintah Belanda. Oleh karena itu, di samping bebas menulis, ia juga sempat terjun di dunia jurnalistik dan politik.

Keaktifannya di dunia politik membuat konsentrasi Roestam berubah. Ia tidak puas berjuang hanya melalui sastra. Pada tahun 1926 ia pergi ke negeri Belanda dan bergabung dengan Partai Komunis Belanda.

"Saya meninggalkan lapangan sastra Indonesia karena ingin memperjuangkan kemerdekaan nasional secara langsung dan aktif di lapangan politik," demikian pengakuannya.

Karena tekadnya itu, Roestam Effendi menjadi putra Indonesia pertama yang terpilih sebagai anggota parlemen Belanda (Twede Kamer) mewakili Partai Komunis Belanda.

Roestam kemudian kembali ke Indonesia. Dia meneruskan perjuangannya setelah negaranya merdeka. Ia meninggal dunia di Jakarta pada tanggal 24 Mei 1979.

Lihat juga Video 'Indonesia Berhasil Pulangkan Fosil Java Man dari Belanda':

(rdp/imk)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |