INTAN JAYA - Kekhawatiran akan akses kesehatan yang terbatas di pedalaman Papua kini mulai terobati. Satuan Tugas Batalyon Infanteri 712/Wiratama (Yonif 712/WT) kembali menunjukkan dedikasinya dalam melayani masyarakat dengan menggelar program kesehatan gratis di Kampung Jalai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Jumat (9/1/2026). Kehadiran prajurit TNI di tengah keterbatasan fasilitas medis ini menjadi oase harapan bagi warga pegunungan Papua Tengah.
Di bawah selimut kabut tipis yang khas pegunungan, para prajurit Satgas Yonif 712/WT tak ragu menyambangi satu per satu rumah warga. Lebih dari sekadar pemeriksaan medis, mereka membawa serta kehangatan komunikasi yang penuh kekeluargaan. Mulai dari lansia yang membutuhkan perhatian khusus, ibu-ibu yang menjaga kesehatan keluarga, hingga balita yang rentan, semuanya mendapatkan sentuhan pelayanan. Pemeriksaan tekanan darah, penanganan keluhan umum, hingga edukasi sederhana tentang pentingnya kebersihan dan pola hidup sehat menjadi bagian tak terpisahkan dari kegiatan ini.
Kapten Inf Abel, Komandan Titik Kuat (TK) Jalai, menegaskan bahwa kesehatan adalah prioritas utama dalam misi ini. Ia melihat kesehatan sebagai pilar fundamental yang menopang kesejahteraan masyarakat.
“Kesehatan adalah fondasi utama kesejahteraan masyarakat. Melalui pelayanan kesehatan ini, kami ingin memastikan warga Kampung Jalai dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan kondisi tubuh yang sehat dan layak, ” ujar Kapten Abel.
Sambutan hangat dari masyarakat menjadi bukti nyata betapa berharganya kehadiran prajurit TNI. Anak-anak yang awalnya sedikit malu-malu, perlahan mulai mendekat dan menerima pemberian vitamin serta makanan tambahan. Sementara itu, para orang tua tak henti-hentinya mengungkapkan rasa terima kasih atas layanan kesehatan yang diberikan langsung di kampung mereka, mengurangi beban perjalanan jauh ke fasilitas kesehatan.
Stefanus Ulau, salah seorang tokoh agama di Kampung Jalai, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia melihat TNI tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kesejahteraan warganya.
“Kami senang bapak-bapak TNI ada di sini. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli dengan kesehatan masyarakat kami, ” tuturnya.
Senada dengan itu, Kepala Kampung Jalai, Thomas Jupagau, menilai kegiatan ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi seluruh warganya.
“Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah datang dan memeriksa kesehatan masyarakat kami dengan baik. Ini sangat membantu dan berarti bagi Kampung Jalai, ” ungkapnya dengan penuh haru.
Lebih dari sekadar memberikan pengobatan, melalui pelayanan kesehatan gratis ini, Satgas Yonif 712/WT telah berhasil membangun jembatan kepercayaan dan menebar harapan. Komitmen mereka untuk terus hadir sebagai pelindung sekaligus sahabat masyarakat Papua semakin menguat, demi terciptanya kesehatan dan kedamaian yang merata di tanah Papua.


















































