INTAN JAYA - Di jantung pedalaman Papua, tepatnya di Kampung Bilai, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, sebuah momen penuh kehangatan tercipta. Jumat (9/1/2026), prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti melalui Pos Bilai, tak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, namun menjelma sebagai pemberi senyum dan asupan gizi bagi anak-anak setempat. Kegiatan "Jaya Sakti Berbagi" ini menjadi bukti nyata kepedulian tulus terhadap masa depan generasi penerus bangsa.
Di tengah keterbatasan akses pangan yang kerap dihadapi, para prajurit dengan sabar menyuapi satu per satu anak-anak dengan makanan siap saji yang bergizi. Lebih dari sekadar berbagi makanan, mereka menebar kasih sayang, menciptakan momen kebahagiaan yang terpancar dari binar mata polos anak-anak Bilai.

“Kami senang bisa berbagi makanan dan kasih sayang dengan anak-anak di sini. Melihat senyum mereka adalah kebahagiaan tersendiri bagi kami, ” ujar Pratu Rahmad, salah satu personel Pos Bilai, dengan raut wajah tulus.
Antusiasme anak-anak Kampung Bilai tak terbendung. Tawa riang dan ucapan terima kasih berulang kali terdengar, menjadi melodi terindah bagi para prajurit yang hadir.
Kepala Kampung Bilai, Marthen Kobogau (36), tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menilai kegiatan ini memiliki makna mendalam bagi masyarakatnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pos Bilai atas perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak kami. Kegiatan ini sangat berarti dan membawa kebahagiaan bagi mereka. Kami berharap hubungan baik ini terus terjaga. Tuhan memberkati Bapak-bapak TNI, ” ungkap Marthen.
Danpos Bilai, Kapten Inf Rustamiadi, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah perwujudan komitmen Satgas untuk merawat generasi muda Papua.
“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir tidak hanya sebagai penjaga wilayah, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Bilai. Kami berharap kegiatan berbagi ini dapat terus berlanjut dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, ” tegasnya.
Kegiatan "Jaya Sakti Berbagi" ini bukan sekadar aksi sosial, melainkan sebuah jalinan kemanusiaan yang menghadirkan harapan dan kehangatan di pelosok Papua, memperkuat ikatan antara TNI dan masyarakat.


















































