Prajurit Gagah Berani: Evakuasi Warga Sakit di Pedalaman Papua

1 day ago 6

PUNCAK JAYA - Di jantung pedalaman Papua Pegunungan yang diselimuti kabut dan tantangan alam yang tak terduga, sebuah kisah keberanian dan kemanusiaan terukir. Prajurit Satuan Tugas Batalyon Infanteri 613/Raja Alam pada Senin (5/1/2026) membuktikan dedikasi mereka melampaui batas geografis, merespons panggilan darurat untuk menyelamatkan nyawa.

Kabar duka datang dari Kampung Kalome, di mana seorang warga dilaporkan sakit parah dan membutuhkan pertolongan medis segera. Minimnya fasilitas kesehatan dan akses transportasi yang nyaris mustahil membuat warga setempat tak berdaya. Kepala Kampung Kalome segera melaporkan kondisi genting ini, memicu respons sigap dari para prajurit yang bertugas.

Menyadari urgensi situasi, Satgas Yonif 613/Raja Alam tanpa ragu mengerahkan personelnya. Perjalanan evakuasi bukanlah perkara mudah. Medan pegunungan Papua yang terkenal terjal, licin, dan seringkali berbahaya menghadang di setiap langkah. Dengan perlengkapan seadanya, para prajurit dengan penuh kehati-hatian dan kekuatan fisik yang luar biasa, bergantian menggendong pasien, memastikan kondisinya tetap stabil di sepanjang perjalanan.

Kehadiran para pahlawan berseragam itu menjadi cahaya harapan di tengah keputusasaan. “Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak-bapak TNI. Dalam kondisi medan yang sangat sulit, kehadiran mereka menjadi harapan dan pertolongan nyata bagi keluarga kami, ” ungkap Markus Tabuni, sanak keluarga pasien, dengan mata berkaca-kaca.

Komandan Pos Tingkat Komando (Danpos TK) Kalome, Lettu Inf Muhammad Hardi Julyansyah, S.Tr.Han, menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini adalah inti dari pengabdian prajurit TNI. Bukan sekadar menjaga kedaulatan negara, tetapi juga merawat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat di garis depan.

“Kami hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu semaksimal mungkin ketika warga membutuhkan pertolongan. Keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas kami, ” tegas Lettu Inf Muhammad Hardi Julyansyah.

Tindakan heroik Satgas Yonif 613/Raja Alam di Kampung Kalome bukan sekadar berita, melainkan bukti nyata bagaimana kehadiran TNI di wilayah terpencil mampu menjembatani keterbatasan layanan dasar. Melalui sentuhan humanis dan kecepatan respons, mereka tidak hanya mengamankan wilayah, tetapi juga menanamkan kepercayaan, rasa aman, dan harapan bagi masyarakat Papua yang mendambakan kehidupan yang lebih baik. (Wartamiliter)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |