PASTOOR: TNI Jemput Bola Layanan Kesehatan di Pelosok Papua

1 day ago 6

PUNCAK - Kepedulian mendalam terhadap kesehatan masyarakat pedalaman Papua kembali diperlihatkan oleh Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 732/Banau. Melalui inisiatif inovatif bernama PASTOOR (Pelayanan Kesehatan Door-to-Door), personel dari Pos Jenggeren tak ragu turun langsung memberikan bantuan medis gratis kepada warga Kampung Mamere, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Selasa (13/1/2026).

Gerakan cepat ini dipimpin langsung oleh Serda Jimmi, yang sigap merespons laporan warga mengenai kondisi seorang lanjut usia yang menderita sakit kepala hebat disertai demam. Alih-alih menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan yang mungkin sulit dijangkau, tim medis Satgas justru mendatangi rumah pasien, melakukan pemeriksaan menyeluruh, dan memberikan penanganan medis yang dibutuhkan.

Kapten Inf Tanamal, Danpos Jenggeren, menegaskan bahwa program PASTOOR adalah wujud nyata komitmen Satgas dalam mengatasi tantangan akses layanan kesehatan di daerah terpencil. Ia menekankan bahwa tugas mereka tidak hanya sebatas menjaga kedaulatan perbatasan, tetapi juga menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.

“Kami tidak hanya bertugas menjaga perbatasan, tetapi juga hadir di tengah kesulitan masyarakat. Pelayanan kesehatan door-to-door ini sangat efektif untuk menjangkau warga yang terkendala jarak, transportasi, dan fasilitas medis. Inilah wujud nyata TNI hadir untuk rakyat hingga ke pelosok negeri, ” tegas Kapten Inf Tanamal.

Sambutan hangat dan penuh haru datang dari Nenek Eltina, salah satu warga Kampung Mamere yang menerima langsung manfaat dari pelayanan ini. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran TNI yang datang langsung ke rumahnya, mengingat ia telah menahan sakit selama beberapa hari karena jarak tempuh yang jauh menuju puskesmas.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI. Sudah beberapa hari saya sakit demam dan sakit kepala, tapi belum bisa berobat karena puskesmas jauh. Sekarang Bapak TNI datang langsung ke rumah dan membantu saya. Semoga Tuhan memberkati Bapak-bapak semua, ” ucapnya dengan penuh rasa terima kasih.

Melalui program PASTOOR, Satgas Pamtas Yonif 732/Banau mengukuhkan perannya sebagai garda terdepan pelayanan kemanusiaan. Kehadiran mereka tidak hanya membawa rasa aman, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan harapan bagi masyarakat di garis depan perbatasan Papua.

(Wartamiliter)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |