Mengulik Biang Kerok Terkaparnya Rupiah Lawan Dolar Singapura ke Rp14.000, Sesuai Ramalan?

1 hour ago 3

loading...

Kabar buruk kembali datang dari kurs rupiah, dimana nilai tukar rupiah terhadap dolar Singapura (SGD) dilaporkan ambruk hingga sempat menembus level psikologis baru yakni Rp14.000 per SGD. Foto/Dok

JAKARTA - Kabar buruk kembali datang dari kurs rupiah pada perdagangan hari ini menjelang akhir pekan. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Singapura (SGD) dilaporkan ambruk hingga sempat menembus level psikologis baru yakni Rp14.000 per SGD.

Nilai tukar rupiah terkapar melawan di hadapan mata uang dolar Singapura (SGD) pada perdagangan hari ini, Jumat (29/5/2026). Dolar Singapura sempat menyentuh level Rp14.000, meski berakhir di posisi Rp13.992 menurut data Bloomberg.

Dolar Singapura diperkirakan bergerak pada rentang Rp13.932 hingga Rp14.001 sepanjang perdagangan hari ini. Adapun sepanjang tahun 2026, mata uang Singapura tercatat menguat sebesar 7,34%.

Baca Juga: Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?

Pada saat yang sama, rupiah juga tercatat melemah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data Bloomberg, dolar AS telah menguat 0,11% ke level Rp17.864 pada sesi pagi hingga ditutup menyentuh Rp17.880 per USD.

Kemerosotan tajam rupiah terhadap dolar Singapura cukup mengejutkan, mengingat selama ini pergerakan mata uang negara tetangga tersebut relatif stabil. Jebolnya pertahanan rupiah bisa memicu kepanikan tersendiri.

Ramalan Bennix

Pelemahan rupiah terhadap dolar Singapura sempat diramalkan oleh Founder Bennix Investor Group, Benny Batara. Dimana Ia memprediksi Singapura akan melakukan strategi agresif di sektor finansial dengan menarik arus modal keluar dari Indonesia demi menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |