Lepas Keberangkatan Petugas Haji 2026, Wamenhaj: Siapkan Mental, Mayoritas Jemaah Kategori Risti

2 hours ago 1

loading...

Wamenhaj RI Dahnil Anzar Simanjuntak, mengingatkan petugas haji agar menyiapkan mental sebelum bertugas di Tanah Suci. Foto/SindoNews

JAKARTA - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak, mengingatkan petugas haji agar menyiapkan mental sebelum bertugas di Tanah Suci. Sebab, tugas melayani jemaah tidak mudah karena sebagian besar jemaah berasal dari latar belakang sederhana, termasuk lulusan Sekolah Dasar (SD).

Selain itu, mayoritas jemaah juga masuk kelompok rentan lantaran memiliki penyakit resiko tinggi (Risti). "Sebagian besar jemaah kita itu 55.000 orang jemaah kita itu hanya lulusan SD. 56.000 lagi itu hanya lulusan SMP dan SMA," jelas Danhil saat memberi arahan kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (17/4/2026).

Mayoritas jemaah juga masuk kategori berisiko tinggi dari sisi kesehatan dan lansia. Jika dihitung, dari 203.000 calon jemaah, sebanyak 177.000 di antaranya merupakan kelompok rentan atau berisiko.

Baca juga: Pesan Menag ke Petugas Haji 2026: Semoga Tahun Ini Sukses dan Lebih Baik

"Bahkan 25% jamaah kita itu adalah orang-orang yang sepuh, orang-orang yang tua. 177.000 dari total 203.000 jamaah reguler Indonesia itu adalah orang-orang yang dikategorikan Risti atau berisiko tinggi terutama terkait dengan kesehatan," katanya.

Melihat kondisi tersebut, Dahnil meminta petugas bekerja maksimal dan tidak mengkhianati harapan jemaah. Ia juga mengingatkan agar seluruh petugas tetap kompak dan mengikuti arahan pimpinan selama bertugas di Tanah Suci.

Lihat video: Garuda Indonesia Pastikan Kesiapan Penuh Layani Ibadah Haji 1447 H

"Oleh sebab itu, jangan mengkhianati harapan mereka untuk bisa menunaikan naik haji dengan baik. Mari kita tunaikan pelayanan kita semaksimal mungkin dengan kondisi jemaah yang saya jelaskan tadi," katanya.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |