Sukabumi - Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho memastikan kesiapan pengamanan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2026. Pergerakan massa buruh dari wilayah Jawa Barat menuju Jakarta akan dikawal agar tertib dan aman.
Hal itu disampaikan Irjen Agus seusai rapat koordinasi di wilayah Cibadak, Polres Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026). Agenda ini diikuti Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Aries Syahbudin, Kabag Renmin Korlantas Polri Kombes I Made Agus Prasatya, Dirlantas, hingga Kapolres.
"Saat ini kami di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Cibadak, Polres Sukabumi. Kami rapat koordinasi untuk mempersiapkan pengamanan Hari Buruh," kata Irjen Agus.
Ia menjelaskan, massa buruh dari Jawa Barat terbagi dalam tiga kelompok tujuan, yakni menuju Monas, DPR RI, serta kawasan Danantara di Jakarta. Seluruh pergerakan tersebut telah dikoordinasikan dan akan mendapatkan pengawalan dari petugas.
Distribusi kendaraan dan massa juga telah diatur secara sistematis, termasuk pemberian penanda berupa stiker warna pada setiap rombongan bus berdasarkan asal wilayah.
"Dari Jawa Tengah nanti warna kuning, Jawa Timur merah, Jawa Barat biru, dan Banten hijau. Ini untuk memudahkan pengawalan di lapangan," ujarnya.
Koordinasi juga dilakukan bersama pihak Jasa Marga untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama proses pemberangkatan hingga tiba di lokasi tujuan.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho (Dok. Istimewa)
Berdasarkan data di wilayah hukum Polres Sukabumi, total massa buruh yang akan berangkat mencapai 4.750 orang dengan 95 unit bus. Massa tersebut berasal dari berbagai serikat pekerja, di antaranya SPSI sebanyak 1.550 orang dengan 31 bus dan KSBSI sebanyak 850 orang dengan 17 bus.
Selain itu, terdapat sekitar 350 buruh dari DPC SPN yang akan bergerak menuju Danantara menggunakan 6 bus. Sementara dari kelompok lain di wilayah Polres Sukabumi tercatat sekitar 2.000 orang dengan 40 bus.
Titik kumpul massa tersebar di sejumlah lokasi, seperti Exit Tol Cigombong, Exit Tol Parungkuda, hingga beberapa kawasan perusahaan di Sukabumi. Mayoritas massa mulai berkumpul sejak pukul 02.00 WIB dan dijadwalkan berangkat secara bertahap mulai pukul 03.00 WIB.
Irjen Agus menegaskan seluruh pergerakan telah dikomunikasikan dengan baik, baik dengan pihak buruh maupun jajaran kepolisian di daerah.
"Jumlah massa dan bus sudah terkonsolidasi, semuanya akan kita kawal," ujarnya.
Pengawalan ini diharapkan dapat memastikan kegiatan May Day berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa mengganggu arus lalu lintas secara signifikan.
Secara keseluruhan, pergerakan buruh dari Jawa Barat menuju Monas dalam rangka mengikuti May Day Fiesta 2026 tercatat mencapai 92.257 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 79.606 buruh dikoordinasi oleh serikat pekerja dengan dukungan 1.608 unit bus serta kendaraan lain terdiri dari 99 unit roda empat dan 7 unit roda dua. Sementara itu, sebanyak 12.651 buruh lainnya dikoordinir oleh jajaran Polres dengan 215 unit bus dan 30 unit kendaraan roda empat. Dengan demikian, total armada yang digunakan mencapai 1.823 unit bus serta 129 unit kendaraan roda empat dan 7 unit roda dua.
Simak juga Video 'Bos Buruh Tegaskan Perayaan May Day di Monas Tak Pakai APBN':
(rdp/hri)

















































