Pasangkayu, - Komitmen TNI AD melalui peran Babinsa dalam program kesehatan masyarakat kembali terlihat di Desa Kaluku Nangka, Kecamatan Bambira, Kabupaten Pasangkayu. Pada Sabtu pagi, 10 Januari 2026, Babinsa Koramil 1427-02/Bambalamotu, Sertu M. Yusuf, terjun langsung dalam kegiatan pelayanan Posyandu yang berlangsung di Posyandu Siama, Dusun Pebondo II. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah tenaga kesehatan dan masyarakat menjadi simbol kepemimpinan teritorial yang aktif, humanis, dan solutif.
Sejak pukul 08.20 WITA, kegiatan Posyandu Asoka berjalan dengan tertib dan penuh antusiasme. Para ibu membawa bayi dan balitanya untuk mendapatkan layanan kesehatan mulai dari pendaftaran, penimbangan, pengukuran, pencatatan hingga pemberian imunisasi. Sinergi yang kuat tampak antara Babinsa, bidan puskesmas, petugas gizi, dan kader Posyandu dalam memastikan setiap tahapan pelayanan berjalan optimal dan tepat sasaran.
Bidan Puskesmas Desa Kaluku Nangka, Hasni Amd.Keb, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan langsung Babinsa dalam kegiatan tersebut. “Saya selaku Bidan Puskesmas Desa Kaluku Nangka mengucapkan terima kasih kepada Pak Babinsa yang telah melakukan pendampingan di Posyandu Siama, tepatnya di Dusun Pebondo II.
Mudah-mudahan dengan kehadiran Pak Babinsa, sasaran bayi dan balita ke depannya bisa lebih berantusias untuk datang ke Posyandu, ” ujarnya. Ia juga berharap pendampingan Babinsa tidak hanya berhenti pada hari pelaksanaan, tetapi berlanjut dalam bentuk imbauan kepada masyarakat. “Kami berharap bayi dan balita yang belum hadir dapat dihimbau oleh Pak Babinsa agar ketika ada jadwal Posyandu, orang tua membawa anak-anaknya untuk diperiksa. Hari ini sasaran yang hadir sebanyak 27 balita, ” tambahnya.
Sementara itu, Sertu M. Yusuf menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Babinsa dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan. “Saya sangat mengapresiasi ibu-ibu yang telah meluangkan waktunya untuk hadir ke Posyandu dan memeriksakan bayi serta balitanya. Semoga ke depan kehadirannya bisa terus ditingkatkan, ” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan dan mengajak tetangga yang memiliki bayi dan balita agar bersama-sama datang ke Posyandu. “Dengan kehadiran ibu-ibu ke Posyandu, berarti kita sudah ikut membantu program pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting, ” tegasnya.
Kegiatan pendampingan Posyandu ini berakhir pada pukul 10.16 WITA dalam keadaan aman dan lancar. Kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pentingnya pelayanan kesehatan dasar.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan Babinsa di tingkat desa mampu menjadi penggerak partisipasi warga sekaligus ujung tombak keberhasilan program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat.


















































