Kemendagri Gelar Pameran Batik Guna Perkuat Nilai Kebinekaan pada Generasi Muda

17 hours ago 8

loading...

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pelestarian batik sebagai identitas budaya bangsa, sekaligus sebagai ruang kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat nilai kebhinekaan melalui seni dan budaya. Foto: Istimewa

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) berkolaborasi dengan Institut Pluralisme Indonesia, Ford Foundation, dan Perum LKBN Antara, menyelenggarakan pameran dengan judul Mozaik Indonesia: Gen-Next Batik Bhinneka Tunggal Ika untuk Regenerasi Budaya dan Kolaborasi Kreatif. Pameran Batik Bhinneka Tunggal Ika dilaksanakan pada Senin, 18 Mei 2026 bertempat di Antara Heritage Center, Jakarta.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pelestarian batik sebagai identitas budaya bangsa, sekaligus sebagai ruang kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat nilai kebhinekaan melalui seni dan budaya. Dalam acara ini dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan umum, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Andi Baso Indra Paharuddin, Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendagri Ida Mahendra, serta Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, Direktur Institut Pluralisme Indonesia, Wakil Ketua Pembina Yayasan Pluralisme Indonesia, Direktur Regional Ford Foundation dan Perwakilan Kementerian Ekonomi Kreatif.

Wakil Ketua DWP Kemendagri Ida Mahendra mengatakan seluruh karya batik yang ditampilkan memiliki memiliki makna yang sangat kaya. Setiap karya tidak hanya menampilkan keindahan motif dan warna, tetapi juga memuat pesan kebhinekaan, persatuan, gotong royong, dan penghargaan terhadap keberagaman budaya Indonesia.

"Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai ruang pembelajaran, pelestarian budaya, serta penguatan karakter kebangsaan melalui batik," kata Ida dalam acara Batik Bhinneka Tunggal Ika di Antara Heritage Center, Jakarta.

Sementara itu, Direktur Utama Perum LKBN Antara Benny Siga Butarbutar menyampaikan program Batik Bhinneka Tunggal Ika dipandang bukan hanya sebagai slogan, melainkan sebagai identitas dialog kebangsaan dan budaya yang sehat. Dalam hal ini, Antara Heritage bukan hanya dimaknai sebagai tempat, tetapi juga sebagai ruang bersama untuk mewujudkan pelestarian budaya.

"Batik merupakan identitas budaya bangsa yang harus terus hidup di ruang publik," ujar Benny.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |