Ibu Buang Mayat Bayi di Depok Jadi Tersangka, Ngaku Takut Gagal Jadi TKW

1 week ago 7
Depok -

Jasad bayi baru lahir berjenis kelamin laki-laki ditemukan di dalam tempat sampah di Jalan Raya Muchtar, Sawangan, Depok. Ibu dari bayi tersebut, berinisial RS (21), kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Kita menetapkan satu tersangka dengan inisial RSMM kelahiran 2005, yang kebetulan merupakan ibu dari bayi tersebut," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama kepada wartawan di Mapolres Metro Depok, Kamis (13/8/2026).

AKBP Made menerangkan, RS nekat membuang bayinya karena merasa takut tidak diberangkatkan ke luar negeri. Pasalnya, RS saat itu tengah mengikuti pelatihan tenaga kerja wanita (TKW) di dekat lokasi penemuan bayi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menurut keterangan yang bersangkutan, dia melakukan tindakan tersebut karena merasa ketakutan. Dia khawatir apabila masih mengandung, bayinya tersebut akan membuat dirinya gagal atau tidak diberangkatkan sebagai TKW ke luar negeri," jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, RS saat itu mengikuti pelatihan karena hendak diberangkatkan ke Jepang. "Diberangkatkan ke negara tujuan. Kami juga sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi di TKP bahwa ruko tersebut merupakan lembaga pelatihan tenaga kerja untuk TKW yang akan berangkat ke Asia Timur, khususnya negara Jepang," lanjut Made.

Tim Opsnal Resmob Satreskrim telah membawa tersangka beserta barang bukti ke Polres Metro Depok. Akibat perbuatannya, RS disangkakan Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 429 ayat (1) huruf a, b, dan c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Kronologi Penemuan Jasad Bayi

Jasad bayi terbungkus plastik merah tersebut ditemukan pada Selasa (11/8), pukul 07.20 WIB. Penemuan berawal saat seorang saksi tengah memilah sampah botol plastik di dalam tong sampah.

"Ketika saksi pertama membuka tong sampah tersebut, ia mengangkat plastik besar warna merah yang terasa agak berat. Saat dibuka, terlihat mayat bayi laki-laki yang sudah tidak bergerak dan dalam kondisi meninggal dunia," ucap Made.

Saksi kemudian menghubungi petugas keamanan (satpam). Setelah dicek, satpam menginformasikan temuan tersebut kepada Bhabinkamtibmas Aiptu Popy Satria.

Kejadian itu lalu dilaporkan ke piket fungsi Polsek Bojongsari oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Sawangan Baru. Anggota kepolisian pun langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

"Selain jasad bayi, didapati pula kaus warna abu-abu, kantong belanja warna biru, serta plastik kemasan sabun cuci yang berada di dekat kaki bayi tersebut," tuturnya.

Saksikan Live DetikSore :

Lihat juga Video: Warga Lombok Tengah Digegerkan Penemuan Mayat Bayi Tanpa Kepala

(dvp/isa)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |