Green Tourism, PHG Pimpin Transisi Hotel Ramah Lingkungan dengan Dukungan ADB

12 hours ago 7

loading...

PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) mengumumkan inisiatif transformasi bertajuk Eco-Luxury yang akan diterapkan di seluruh propertinya. Foto/Dok

JAKARTA - Industri pariwisata Indonesia memasuki fase baru pengembangan pariwisata berkelanjutan. PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) mengumumkan inisiatif transformasi bertajuk Eco-Luxury yang akan diterapkan di seluruh propertinya, dengan dukungan pendanaan strategis yang dijamin oleh Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF) di bawah Asian Development Bank (ADB).

Kerja sama yang menghasilkan peringkat kredit idAAAcg ini bukan hanya soal angka, melainkan komitmen nyata Pollux dalam menghadirkan pengalaman menginap yang bertanggung jawab terhadap bumi.

Data menunjukkan peningkatan tren wisatawan global yang lebih memilih akomodasi ramah lingkungan . Menjawab hal ini, Pollux mengalokasikan dana khusus dari penerbitan obligasi untuk pemasangan panel surya di atap hotel dan properti komersial.

Baca Juga: Pollux Aditama Serah Terima Unit Apartemen Mega Superblok Ditengah Pandemi

Selain itu, dana obligasi juga digunakan untuk implementasi sistem manajemen air limbah canggih dan teknologi pendingin hemat energi. Serta peremajaan fasilitas menggunakan material yang lebih sustainable.

"Kami melihat bahwa masa depan perhotelan bukan hanya tentang kemewahan visual, tetapi tentang keberlanjutan. Dukungan CGIF dan ADB memungkinkan kami mempercepat visi ini, menjadikan properti Pollux sebagai destinasi di mana tamu bisa menikmati layanan bintang lima sekaligus berkontribusi pada pelestarian lingkungan," kata CEO/Direktur Pollux Hotels Group, Handojo K. Setiadi dalam keterangannya dikutip, Minggu (11/1/2026).

Baca Juga: Liburan Keluarga Makin Seru dengan Fasilitas Kids Friendly di Archipelago Hotels

CEO CGIF, Hongwei Wang menegaskan, dukungan ini diberikan karena Pollux dinilai mampu menjadi pelopor (pioneer) dalam menerapkan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) di sektor perhotelan Indonesia yang sedang bangkit kembali. Langkah ini diharapkan dapat memicu efek domino positif bagi pelaku industri pariwisata lainnya untuk mulai beralih ke praktik bisnis yang lebih hijau.

(akr)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |