Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Kanal
MNC Portal
Live TV
Radio Live
MNC Networks
Rabu, 06 Mei 2026 - 17:30 WIB
Tank dan kendaraan militer Israel terlihat dikerahkan bersama beberapa kendaraan militer, helikopter, dan drone yang berpatroli di sepanjang wilayah perbatasan setelah diberlakukannya gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza dan penarikan pasukan
JALUR GAZA - Juru bicara Fatah, Munther Al-Hayek, mengatakan pasukan Israel kini mengendalikan sekitar 63% Jalur Gaza melalui perluasan zona militer dan zona penyangga. Dalam wawancara televisi, Al-Hayek mengatakan apa yang disebut "garis kuning" yang dibuat Israel memotong sekitar 58% wilayah geografis Gaza.
Ia menyatakan wilayah utara dan selatan termasuk Rafah dan Beit Hanoun, serta bagian timur wilayah yang membentang dua hingga tiga kilometer ke dalam, secara efektif berada di bawah pendudukan dan kendali militer Israel.
Menurut Al-Hayek, wilayah-wilayah ini berisi tank, pasukan, posisi militer, dan penghalang tanah Israel, di samping kerusakan yang luas.
Ia menambahkan Israel telah menerapkan apa yang ia sebut sebagai rencana "Gideon 2" di zona-zona ini.
Ia juga merujuk pada "garis oranye" yang baru dibuat, yang menurutnya menambah lima persen wilayah Gaza ke wilayah yang berada di bawah kendali Israel, sehingga totalnya menjadi sekitar 63%.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel

















































