DPRD Morowali Desak Audit Medis PKM Bahomotepe dan RS Bungku Pasca-Tragedi Bayi, Sanksi Tegas Menanti

4 days ago 1

MOROWALI, Indonesiasatu.id– Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Morowali pada Selasa (25/11) menghasilkan desakan kuat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali untuk segera melakukan audit medis terhadap tenaga medis di Puskesmas (PKM) Bahomotepe dan RS Bungku.
 
RDP yang dipimpin oleh Ketua Komisi I, Yopi Sabara ST, ini bertujuan untuk mengungkap fakta terkait prosedur yang dilakukan oleh tenaga medis dalam penanganan persalinan Ramdana, ibu dari bayi yang meninggal di PKM Bahomotepe. Dugaan kelalaian dalam penanganan persalinan menjadi sorotan utama dalam rapat tersebut.

 
"Kami mendorong Pemkab Morowali untuk melakukan audit tenaga medis. Jika ditemukan adanya kelalaian, tindakan tegas harus diberikan. Saya sangat sedih mendengar kejadian ini, mengapa hal yang tidak diinginkan harus terjadi, " ujar Yopi dengan nada prihatin.
 
Desakan DPRD ini sejalan dengan pernyataan Pemkab Morowali yang disampaikan oleh Plt Asisten I, Asep Haerudin. Pihak Pemkab menyatakan akan membentuk tim audit medis untuk mengungkap fakta sebenarnya. Asep Haerudin juga menegaskan bahwa jika ditemukan pelanggaran, sanksi tegas akan diberikan sesuai dengan aturan yang berlaku.
 
"Kami akan membentuk tim audit medis untuk mengungkap fakta ini. Jika ada pelanggaran, sanksi tegas akan diberikan sesuai aturan yang berlaku, " tegas Asep Haerudin.
 
Audit medis ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai standar pelayanan yang diberikan oleh tenaga medis di PKM Bahomotepe dan RS Bungku. Selain itu, audit ini juga diharapkan dapat mengidentifikasi potensi masalah dalam sistem pelayanan kesehatan yang perlu segera diperbaiki.

DPRD Morowali berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka berharap agar audit medis dapat dilakukan secepatnya dan hasilnya dapat diumumkan secara transparan kepada publik.
 
Kasus kematian bayi di PKM Bahomotepe ini telah memicu keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat Morowali. Banyak pihak berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
 
RDP ini dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD lainnya, di antaranya Herman A, Agus Wiratno, Alaudin, serta Kepala Puskesmas Bahomotepe, Direktur RS Bungku, dan pihak keluarga korban (Tar).

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |