LANNY JAYA - Di tengah keterbatasan fasilitas kesehatan di pedalaman Papua, Satgas Yonif 408/Sbh kembali menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat. Melalui pelayanan kesehatan sederhana di Kampung Andugume, Distrik Wano Barat, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, prajurit TNI memberikan pertolongan langsung kepada warga yang membutuhkan, Kamis (24/4/2026).
Di dalam sebuah honai sederhana, seorang anak mendapatkan perawatan luka pada bagian kaki oleh personel Satgas. Meski dengan peralatan terbatas, proses penanganan dilakukan secara hati-hati dan profesional, mulai dari pembersihan luka hingga pemberian obat untuk mencegah infeksi.
Situasi tersebut menggambarkan kondisi nyata di wilayah pedalaman, di mana akses layanan kesehatan masih sangat terbatas. Kehadiran prajurit TNI menjadi solusi cepat bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis.
Danpos Tk Andugume, Kapten Inf Nur Ikhsan, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan bagian dari tanggung jawab Satgas selama bertugas di wilayah tersebut.
“Kami memahami keterbatasan akses kesehatan di sini. Karena itu, kami berupaya hadir memberikan bantuan langsung kepada masyarakat, termasuk penanganan luka dan pelayanan kesehatan dasar, ” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen TNI dalam membantu masyarakat di daerah terpencil.
“Selama penugasan, kami akan terus hadir dan berbuat semaksimal mungkin untuk membantu warga. Hal sederhana seperti ini menjadi bagian dari pengabdian kami, ” tambahnya.
Kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya memberikan bantuan medis, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kepercayaan. Interaksi yang terjalin secara langsung di lingkungan warga memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat setempat.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa peran TNI di wilayah Papua tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam aspek kemanusiaan.
Dari sebuah honai di pelosok Lanny Jaya, tercermin nilai pengabdian yang sederhana namun berdampak besar—mengobati luka, sekaligus menumbuhkan harapan bagi masyarakat. (PERS)
















































