Jakarta -
Akhir-akhir ini, cuaca mengalami perubahan yang tak menentu. Saat pagi hari, cuaca cerah terkadang panas terik menyengat. Lalu pada siang hingga sore hari, cuaca tiba-tiba berubah menjadi hujan yang dapat disertai petir dan atau angin kencang.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan ini tanda-tanda kita masuk masa pancaroba. Saat ini, atmosfer sedang bergejolak sehingga cuaca dapat berubah secara tiba-tiba, awan-awan raksasa (Cumulonimbus) terbentuk lebih cepat membawa ancaman angin kencang, badai petir hingga hujan es.
Berikut ciri-ciri musim pancaroba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Pagi cuaca cerah dan panas terik yang menyengat.
- Siang mulai tumbuh awan-awan gelap pekat raksasa (Cumulonimbus).
- Diikuti hujan lebat pada sore/malam hari bahkan kadang berlanjut hingga dini hari.
- Petir yang menyambar sering terjadi di awal hujan setelah panas terik yang lama.
- Saat pancaroba, potensi kejadian cuaca ekstrem dapat terjadi, seperti hujan dengan intensitas lebat, angin kencang, puting beliung dan hujan es.
Tips Hadapi Musim Pancaroba
Memasuki musim pancaroba, masyarakat diimbau untuk mewaspadai perubahan cuaca, terutama saat siang hingga sore hari. Ini beberapa tips dari BMKG.
- Saat panas mencapai puncaknya, ada potensi badai paling besar terjadi.
- Jika langit mulai gelap dan angin kencang datang, segera cari perlindungan di bangunan yang kokoh.
- Jauhi pohon besar, baliho atau bangunan semi permanen.
- Rutin cek prakiraan cuaca dari BMKG
Selain itu, menurut situs Kementerian Kesehatan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghadapi musim pancaroba. Berikut informasinya.
- Memakai masker untuk melindungi mulut dan hidung saat keluar rumah di musim pancaroba.
- Menyiapkan jaket, sweater, payung atau jas hujan sebelum keluar rumah sebagai antisipasi cuaca yang tidak menentu.
- Mengkonsumsi makanan bergizi yang kaya vitamin dan mineral seperti buah-buahan, sayuran, ikan, daging, telur.
- Makan makanan sehat dapat meningkatkan sistem imun agar tubuh terhindar dari penyakit
- Istirahat yang cukup, hindari begadang, karena kurang tidur menyebabkan tubuh lelah dan sistem imun menurun hingga gampang terserang penyakit.
- Minum air putih setidaknya 2 liter atau lebih dalam sehari agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik, karena air juga berperan dalam mengedarkan oksigen, membuang zat-zat tak berguna dalam tubuh dan merupakan komponen penting untuk membentuk plasma darah.
- Jangan lupa mengonsumsi suplemen supaya daya tahan tubuh meningkat, namun jika tubuh sudah cukup ternutrisi dengan mengkonsumsi makanan bergizi maka tidak perlu lagi mengkonsumsi suplemen vitamin. Jika sistem imun dalam kondisi lemah dan terserang penyakit,segera konsultasikan ke dokter.
- Selalu menjaga kebersihan diri serta lingkungan sekitar dengan rajin cuci tangan selesai beraktivitas dan sebelum makan. Bersihkan area rumah dan lingkungan tempat kerja dari sampah-sampah dan musnahkan genangan air tempat nyamuk berkembang biak.
- Melakukan aktivitas fisik atau berolahraga secara rutin, misalnya: jogging, bersepeda atau jalan kaki, dan lain sebagainya, dengan demikian kesehatan tubuh tetap terjaga.
Tonton juga video "Ini Anjuran Dokter Bila Kamu Menderita ISPA-DBD di Musim Pancaroba"
(kny/imk)

















































