Cek Layanan Mudik Kereta Api, AHY: Berbagai Potensi Risiko Telah Dimitigasi

7 hours ago 2

Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pemerintah telah menyiapkan sebagai upaya mitigasi untuk mengantisipasi potensi gangguan perjalanan selama momen perayaan Nyepi dan Idul Fitri 2026.

Bahkan mitigasi tersebut sudah termasuk untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dan bencana alam di sejumlah titik rawan.

Ia pun meninjau langsung layanan mudik kereta api untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi dalam menghadapi lonjakan penumpang selama masa mudik Lebaran 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, AHY bersama jajaran Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) turut melepas keberangkatan Kereta Gaya Baru Malam Selatan dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Gubeng, Surabaya.

AHY juga menyapa para penumpang serta meninjau langsung kesiapan pelayanan yang disiapkan PT KAI selama periode angkutan Lebaran.

"Kita berharap transportasi multimoda pada masa Lebaran ini dapat dipersiapkan sebaik mungkin. Berbagai potensi risiko juga telah dimitigasi, termasuk kesiapan tim di sejumlah titik dengan tingkat kerawanan tinggi agar apabila terjadi gangguan dapat segera ditangani," kata AHY dalam keterangan tertulis, Kamis (19/3/2026).

Hal tersebut diungkapkan olehnya saat meninjau kesiapan layanan transportasi kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Berdasarkan pemaparan PT KAI, jumlah perjalanan kereta api yang disiapkan pada masa angkutan Lebaran tahun ini meningkat sekitar 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total sekitar 49.886 perjalanan kereta api untuk layanan jarak jauh maupun lokal.

Selain itu, diperkirakan sekitar 5 juta penumpang akan menggunakan transportasi kereta api selama periode angkutan Lebaran. Khusus di Stasiun Pasar Senen, jumlah penumpang harian diperkirakan mencapai sekitar 24 ribu orang, meningkat dibandingkan hari biasa yang berkisar antara 12 hingga 15 ribu penumpang.

AHY menegaskan pemerintah terus mendorong peningkatan akses transportasi bagi masyarakat selama masa mudik, termasuk melalui kebijakan diskon tiket kereta api.

"Sesuai arahan Presiden, pemerintah berupaya meningkatkan akses transportasi bagi masyarakat selama mudik Lebaran, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui PT KAI diberikan diskon tiket hingga 30 persen dengan target sekitar 1,2 juta penumpang," jelasnya.

Selain program diskon tiket, pemerintah juga menjalankan sejumlah program dukungan lainnya seperti program mudik gratis serta program motor gratis (motis) yang memungkinkan masyarakat mengangkut sepeda motor menggunakan kereta api menuju kampung halaman.

AHY menekankan peningkatan kualitas layanan transportasi tidak hanya berkaitan dengan kesiapan infrastruktur fisik, tetapi juga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dia menambahkan penguatan transportasi kereta api juga menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya selama periode mudik Lebaran.

"Selain menyiapkan infrastruktur fisik, pelayanan kepada masyarakat juga harus terus ditingkatkan secara humanis dan menyenangkan. Perjalanan mudik bukan hanya perjalanan fisik, melainkan perjalanan hati menuju kampung halaman," tutupnya.

Acara ini turut dihadiri Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Allan Tandiono, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Arif Anwar, Wakil Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Doddy Budiawan, Executive Vice President Corporate Secretary PT KAI Wisnu Pramudya, Kepala Daerah Operasi 1 Jakarta PT KAI Wahyu Cahyono, Kepala Stasiun Besar Pasar Senen Leno Yusandri, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Rachmat Kaimuddin, Staf Khusus Menko Agust Jovan Latuconsina dan Herzaky Mahendra Putra, Irjen Pol. Arif Rahman, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Rustam Efendi, serta Tenaga Ahli Menko Ahmad Khoirul Umam.

Simak Video '22 Ribu Pemudik Berangkat dari Stasiun Pasar Senen Hari Ini':

(prf/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |