loading...
BUMA resmi mengamankan kontrak jasa pertambangan jangka panjang dengan PT Adaro Indonesia untuk periode 2026 hingga 2030. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak usaha PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID), resmi mengamankan kontrak jasa pertambangan jangka panjang dengan PT Adaro Indonesia untuk periode 2026 hingga 2030. Kerja sama strategis ini menjamin keberlanjutan operasional perusahaan di Tambang Tutupan Selatan yang berlokasi di Tanjung Tabalong, Kalimantan Selatan.
"Kami dengan bangga mengumumkan kontrak yang signifikan ini dengan Adaro Indonesia, salah satu mitra jangka panjang kami yang berharga. Kontrak ini mencerminkan konsistensi kinerja operasional BUMA, serta kapabilitas kami dalam mengelola operasi pertambangan yang kompleks secara teknis dengan standar keselamatan dan keandalan yang tinggi. Kontrak ini memperkuat visibilitas pendapatan kami sekaligus menegaskan posisi BUMA sebagai mitra jasa pertambangan tepercaya di Indonesia," ujar Direktur Utama PT Bukit Makmur Mandiri Utama, Ronald Sutardja dalam keterangan resmi, Selasa (24/2/2026).
Baca Juga: BUMA Internasional Lanjutkan Pemulihan Kinerja di Kuartal III-2025
Melalui kontrak yang berlaku efektif mulai 1 April 2026 tersebut, BUMA diproyeksikan melakukan pengupasan lapisan tanah penutup (overburden removal) sebesar 239 juta bank cubic meter (bcm). Selain itu, perusahaan ditargetkan memproduksi sekitar 44 juta ton batu bara, dengan rata-rata volume tahunan masing-masing mencapai 50,5 juta bcm dan 9,3 juta ton.
Penandatanganan ini sekaligus mempererat kemitraan kedua perusahaan yang telah terjalin selama lebih dari dua dekade. Bagi Grup BUMA, kesepakatan ini menjadi instrumen penting untuk memperkokoh basis pendapatan berdasarkan kontrak serta meningkatkan transparansi dan visibilitas kinerja keuangan perusahaan di masa depan.
Di sisi operasional, BUMA mengklaim keunggulan dalam menangani medan pertambangan yang menantang dengan standar teknis yang ketat. Capaian ini menjadi pembuktian bagi BUMA Internasional Grup dalam mempertahankan posisi sebagai pemain utama penyedia jasa pertambangan di pasar domestik Indonesia.

















































