Jakarta -
Taman Margasatwa Ragunan dipadati puluhan ribu pengunjung pada H+2 Lebaran 2026. Hingga siang hari, jumlah pengunjung tercatat sudah mencapai sekitar 60 ribu orang.
Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang mengatakan lonjakan pengunjung mulai terlihat sejak pagi hari. Angka tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah hingga sore.
"Jam 12.00 tadi sudah sekitar 60 ribu pengunjung. Kemungkinan sampai dengan tutup loket nanti bisa mencapai 100 ribu lebih," kata Wahyudi di Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (23/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wahyudi menyebut jumlah tersebut berpotensi melampaui capaian hari sebelumnya yang berada di kisaran 71 ribu pengunjung. Pola ini juga dinilai serupa dengan tren tahun-tahun sebelumnya, di mana puncak kunjungan biasanya terjadi pada hari kedua atau ketiga setelah Lebaran.
Untuk mengantisipasi lonjakan, pengelola telah menyiapkan berbagai langkah, salah satunya menambah titik parkir. Sebanyak 27 titik parkir disiapkan untuk menampung kendaraan pengunjung selama libur Lebaran.
"Kalau normalnya cukup tiga titik parkir, sekarang kita tambah jadi 27 titik untuk mengantisipasi lonjakan," ujarnya.
Total kapasitas parkir tersebut diperkirakan mampu menampung hingga 5.500 mobil dan sekitar 20 ribu sepeda motor. Sejumlah area terbuka seperti lapangan juga difungsikan sementara sebagai lokasi parkir.
Selain itu, pengaturan arus lalu lintas di dalam kawasan juga diterapkan. Pengunjung diarahkan masuk melalui pintu utara dan barat, sementara arus keluar difokuskan melalui pintu timur dan selatan.
Di sisi lain, Ragunan tetap menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk menghabiskan libur Lebaran. Sejumlah kandang satwa seperti gorila, gajah, dan jerapah menjadi titik favorit yang ramai dikunjungi.
"Favorit ya masih di kandang gorila yang pertama, kedua gajah, dan jerapah itu masih sangat favorit. Karena di tiga tempat itu juga kita adakan atraksi feeding time dan juga Keeper Talk. Satu lagi mungkin atraksi foto bersama satwa," ungkapnya.
Pengelola mengimbau pengunjung untuk tetap menjaga kondisi kesehatan serta memperhatikan anggota keluarga, terutama anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di tengah kepadatan pengunjung.
(bel/eva)

















































