Banjir Melanda Kudus: 4.668 Rumah Terendam, 65 Akses Jalan Tergenang

4 hours ago 26

loading...

Warga membersihkan lumpur sisa banjir di Dukuh Kauman, Desa Ngembalrejo, Minggu (11/1/2026). Banjir setinggi setengah meter sempat membuat warga mengungsi ke masjid sebelum air berangsur surut. Foto/X Pemkab Kudus

JAKARTA - Banjir melanda Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah pada Jumat (9/1/2026), sekitar pukul 18.00 WIB. Kejadian ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama, sehingga mengakibatkan peningkatan debit air pada Sungai Gelis, Sungai Piji, dan Sungai Dawe.

“Luapan air dari ketiga sungai tersebut tidak dapat tertampung oleh alur sungai dan sistem drainase yang ada, sehingga menggenangi permukiman warga serta sejumlah fasilitas umum,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip, Senin (12/1/2026).

Dia menuturkan, dampak banjir dirasakan di enam kecamatan, yaitu Kecamatan Mejobo, Kota, Jekulo, Bae, Dawe, dan Gebog. Pada awal kejadian, ketinggian muka air (TMA) tercatat mencapai sekitar 50 cm, dengan variasi genangan di sejumlah desa. Selain permukiman, banjir juga berdampak pada akses jalan, jembatan, serta lahan pertanian yang berada di sekitar daerah aliran sungai.

Baca juga: Banjir Bandang Pati Meluas, 48 Desa dan 12 Kecamatan Terendam

“Berdasarkan data sementara yang masih dalam proses pendataan, banjir ini berdampak pada sekitar 4.668 kepala keluarga atau 14.143 jiwa. Tercatat pula sekitar 4.668 unit rumah terdampak, 65 akses jalan tergenang, beberapa jembatan mengalami gangguan, serta kurang lebih 120,8 hektare areal persawahan terdampak,” ujarnya.

Dia mengatakan, tidak terdapat laporan korban jiwa, namun kerugian materiil cukup signifikan akibat terhambatnya aktivitas masyarakat dan kerusakan infrastruktur. Dalam penanganan bencana, BPBD Kabupaten Kudus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Tengah serta instansi terkait lainnya, termasuk pemerintah kecamatan dan desa setempat.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |