Aurelie Moeremans Senang Broken Strings Akan Difilmkan: Ada Beberapa PH Tertarik

2 hours ago 1

loading...

Aurelie Moremans. Foto/Instagram @aurelie

JAKARTA - ‎Aurelie Moremans senang buku Broken Strings akan difilmkan. Buku tersebut berisi soal cerita pilu yang dialami Aurelie Moeremans. Tujuan ditulisnya buku ini memberi edukasi dan dampak yang semakin luas bagi para korban yang mungkin merasakan hal yang sama dengan Aurelie.

‎Aurelie Moeremans dalam chanel siaran Instagramnya mengaku senang jika suatu hari nanti ada yang mau mengadaptasi bukunya menjadi sebuah karya film. Awalnya, ia sempat bertanya pada para pengikutnya di Instagram, kira-kira siapa produser atau sutradara yang cocok untuk menggarap film tersebut.

‎Gagasan itu ternyata mendapat sambutan baik dari beberapa production house. Bahkan satu di antaranya tidak disangka-sangka oleh Aurelie memberikan tawaran untuk mengadaptasi bukunya menjadi sebuah film.

Baca Juga : Roby Tremonti Dituding sebagai Sosok “Bobby” dalam Buku Aurelie Moeremans, Warganet Serukan Boikot

‎Namun Aurelie belum bisa mengungkap PH apa yang ia incar untuk menggarap film ini, yang pasti Aurelie memohon doa dan dukungan dari warganet agar proyek ini bisa benar-benar terwujud dan memberi dampak yang lebih luas.

‎"Ada beberapa PH yang tertarik... Ada satu yang aku gak sangka-sangka! Can't spill yet.. takut jinx it... TAPI AKU EXCITED BANGET, DOAIN LANCAR!" tulis Aurelie.

‎Kabar ini juga disambut baik oleh warganet di X yang mendoakan agar Aurelie mendapat PH yang tepat, yang dapat mendukungnya dan terutama para perempuan.

‎"semoga bisa dapet PH yg standing for you and women, ya kak! jgn sampe cari PH yg malah ngebuat trauma kamu makin gede," tulis akun X @m0onxxnie.

Baca Juga : Viral Buku Broken Strings, Aurelie Moeremans Bongkar Hubungan Toksik Sejak Usia Belia

‎Sebagai informasi, Broken Strings: Kepingan Masa Muda yang Patah adalah buku digital yang ditulis Aurelie Moeremans yang bercerita tentang pengalaman pahit dalam hidupnya saat usia remaja. Dalam buku itu, ia menceritakan kisahnya menjadi korban child grooming oleh seorang laki-laki dewasa yang usianya hampir dua kali lebih tua.

‎Grooming yang di maksud adalah pelaku secara perlahan membangun kepercayaan dan hubungan yang pada akhirnya memanipulasi serta mengeksploitasi korban yang masih di bawah umur. Selain manipulasi emosional, Aurelie juga mengungkap pengalaman pelecehan dan kekerasan fisik yang dialaminya selama hubungan tersebut.

(wur)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |