loading...
5 Negara Besar Berpotensi Boikot Piala Dunia 2026, Buntut Kebijakan Luar Negeri AS
Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menghadapi bayang-bayang krisis politik internasional. Turnamen akbar yang seharusnya menjadi pesta sepak bola itu, kini justru terseret ke pusaran ketegangan geopolitik, menyusul arah kebijakan luar negeri Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump. Sejumlah negara mulai gerah dan menyuarakan kemungkinan boikot.
Situasi ini memicu kekhawatiran serius di internal FIFA . Pasalnya, Piala Dunia 2026 akan melibatkan jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah yakni 48 negara—sangan membutuhkan jaminan akses, keamanan, dan netralitas politik. Namun kebijakan luar negeri AS yang agresif dan memberi tekanan ekonomi langsung dinilai berpotensi mengiris semangat tersebut.
Pembatasan Visa Bikin Masalah Makin Kompleks
Salah satu pemicu masalah adalah kebijakan pembatasan visa Amerika Serikat terhadap warga dari sedikitnya 75 negara. Daftar tersebut mencakup negara-negara yang secara realistis berpeluang tampil di Piala Dunia 2026, seperti Brasil, Uruguay, Maroko, Iran, Senegal, hingga Pantai Gading. Meski pemerintah AS menyatakan akan memberi pengecualian bagi pemain dan ofisial tim, larangan tetap diberlakukan bagi suporter, pejabat federasi, dan delegasi non-teknis—sebuah keputusan yang dinilai diskriminatif dan bermuatan politik.
Tarif, Ambisi Teritorial, dan Operasi Militer Bayangi Piala Dunia
Di luar isu visa, kebijakan luar negeri AS yang mencakup ancaman tarif impor terhadap Eropa, wacana pencaplokan Greenland, serta keterlibatan militer di Amerika Latin dan Timur Tengah turut memperkeruh situasi. Langkah-langkah tersebut menciptakan ketegangan diplomatik yang merembet ke sektor olahraga, termasuk Piala Dunia 2026. Sejumlah pemerintah menilai AS tidak lagi menunjukkan sikap netral yang layak bagi tuan rumah ajang olahraga global.
Kondisi ini menempatkan FIFA pada posisi sulit: mempertahankan prinsip non-politik, atau menghadapi potensi boikot dari negara-negara besar yang memiliki pengaruh signifikan terhadap daya tarik komersial dan prestise turnamen.
5 Negara yang Berpotensi Boikot Piala Dunia 2026
1. Spanyol
Spanyol menjadi salah satu negara paling vokal dalam menyuarakan ancaman boikot. Pemerintah Kota Madrid sebelumnya menyatakan tidak akan mengirim tim nasional jika Israel lolos ke Piala Dunia 2026, sebagai bentuk protes atas konflik di Palestina. Meski Israel akhirnya tak lolos, sikap tegas tersebut membuka preseden bahwa Spanyol tidak ragu memboikot acara.
Absennya Spanyol akan menjadi pukulan besar bagi Piala Dunia. La Furia Roja bukan hanya juara dunia 2010, tetapi juga kandidat kuat peraih gelar 2026 dengan skuad muda yang kompetitif.
2. Jerman


















































