4 Tahun Perang Rusia-Ukraina, Kyiv Kehilangan 670 Pesawat Tempur

4 hours ago 4

loading...

Perang Rusia-Ukraina telah memasuki tahun keempat pada hari ini (24/2/2026). Foto/EurAsian Times

KYIV - Invasi Rusia ke Ukraina, yang diluncurkan pada 24 Februari 2022, kini telah memasuki tahun keempat. Ini menjadi konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II.

Empat tahun bentrokan intens telah menimbulkan kerugian manusia yang mengejutkan: korban militer di kedua pihak mendekati atau melebihi hampir 1,8 juta (tewas, terluka, dan hilang), dengan ratusan ribu orang tewas, sementara lebih dari 15.000 warga sipil telah dipastikan tewas dan jutaan lainnya mengungsi.

Baca Juga: Zelensky: Putin Sudah Memulai Perang Dunia III

Menurut Moskow, militer Ukraina telah menderita lebih dari 1,5 juta korban jiwa sejak tahun 2022. Hingga akhir tahun 2025, korban jiwa Ukraina telah melebihi 1,5 juta, dan Kyiv telah kehilangan sekitar 65.000 tentara sejak awal tahun 2026, menurut data dari Kementerian Pertahanan Rusia yang dikutip AFP.

Secara keseluruhan, 670 pesawat tempur Ukraina, 283 helikopter, 116.804 pesawat tanpa awak, 650 sistem rudal anti-pesawat, 27.835 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, serta 1.671 peluncur roket multi-laras telah dihancurkan sejak invasi--yang oleh Rusia dinamai sebagai "operasi militer khusus".

5 Penanda Penting dalam Perang Rusia-Ukraina

1. 24 Februari 2022: Invasi Dimulai

Pada 21 Februari 2022, Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui kemerdekaan wilayah Donetsk dan Luhansk di Ukraina timur, tempat separatis pro-Rusia telah melawan pasukan Ukraina sejak 2014.

Tiga hari kemudian, saat fajar, Putin mengumumkan serangan militer besar-besaran ke Ukraina, yang disebutnya sebagai "operasi militer khusus". Menurut Putin, tujuannya untuk "mendenazifikasi" dan "demiliterisasi" negara tetangganya.

Militer Rusia maju dengan cepat di selatan dan timur laut Ukraina, tetapi gagal merebut Kyiv—ibu kota sekaligus tempat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memimpin perlawanan.

Kota pelabuhan Mariupol di tenggara jatuh ke tangan pasukan Rusia setelah pengepungan brutal selama berbulan-bulan. Negosiasi pertama, yang diadakan di Belarusia dan Turki, pun dimulai.

2. Musim Semi 2022: Pembantaian Bucha

Setelah pasukan Rusia meninggalkan pinggiran kota Kyiv, mayat ratusan warga sipil yang dieksekusi tanpa pengadilan ditemukan di jalan-jalan Bucha dan daerah sekitarnya.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |