loading...
Ada ayat-ayat dalam Al Quran yang apabila diamalkan secara konsiten dapat mengubah nasib kita, terutama dari kesulitan menjadi kebahagiaan. Foto ilustrasi/Sindonews
Ada sejumlah amalan dalam Al-Qur’an yang diyakini memiliki keutamaan besar apabila dilakukan secara konsisten atau istiqamah. Salah satunya membaca Surah Al-Ikhlas yang disebut dapat menjadi wasilah memohon kelapangan rezeki dan dijauhkan dari kefakiran.
Pengasuh Yayasan Al-Mu'afah, KH Rizqi Zulqornain Al-Batawi, dalam salah satu tausiyahnya menyampaikan tentang amalan membaca Surah Al-Ikhlas secara istiqamah. Menurutnya, amalan tersebut dapat menjadi ikhtiar bagi seorang Muslim untuk memohon perubahan keadaan dari kesulitan menuju kemudahan, termasuk dalam urusan rezeki.
Ia menjelaskan, empat ayat yang dimaksud terdapat dalam satu surah, yakni Surah Al-Ikhlas . Surah yang terdiri dari empat ayat ini dianjurkan untuk dibaca ketika memasuki rumah, setelah terlebih dahulu mengucapkan salam.
Dalam penjelasannya, KH Rizqi Zulqornain mengutip sebuah riwayat yang dinisbatkan kepada Imam Thabrani dari Jarir bin Abdillah. Disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ قَرَأَ قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ حِينَ يَدْخُلُ مَنْزِلَهُ نَفَتِ الْفَقْرَ عَنْ أَهْلِ ذَلِكَ الْمَنْزِلِ وَالْجِيرَانِ
"Barangsiapa membaca 'Qul Huwallahu Ahad' (Surah Al-Ikhlas) ketika memasuki rumahnya, maka kefakiran akan dijauhkan dari penghuni rumah tersebut dan para tetangganya."
Baca juga: Istri Bekerja, Rezeki Suami Berkurang? Begini Konsep Rezeki dalam Islam
Cara Mengamalkan Surah Al-Ikhlas
Menurut penjelasan tersebut, amalan ini dapat dilakukan ketika hendak memasuki rumah. Apabila terdapat penghuni di dalam rumah, dianjurkan mengucapkan salam terlebih dahulu:
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh."
Setelah itu, membaca basmalah kemudian Surah Al-Ikhlas:
قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ اللهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Artinya:
"Katakanlah, Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia."


















































